PROFIL INKOMPATIBILITAS PEMBERIAN ANTIBIOTIK INTRAVENA DI RUMAH SAKIT X KABUPATEN PEKALONGAN

  • Irda Rizky Wiharti Program Studi D3 Farmasi, Farmasi, Universitas Pekalongan, Pekalongan, Indonesia
  • Musa Fikri Fatkhiya Program Studi Profesi Apoteker, Universitas Pekalongan, Pekalongan, Indonesia
Keywords: Inkompatibilitas, Intravena, Antibiotik

Abstract

Abstrak

 

Pemberian antibiotik secara intravena memiliki resiko inkompatibilitas ketika dicampur atau diberikan bersamaan melalui satu jalur infus.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil inkompatibilitas antibiotik intravena pada pasien rawat inap di RS Pekalongan periode Mei–Juli 2025. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif non-analitik dengan pendekatan retrospektif melalui data rekam medis, catatan pemberian obat, serta wawancara dengan tenaga farmasi dan perawat. Sebanyak 37 pasien memenuhi kriteria inklusi. Antibiotik yang paling sering digunakan adalah golongan sefalosporin generasi ketiga, terutama ceftriaxone, cefotaxime, dan ceftazidime. Hasil menunjukkan adanya inkompatibilitas antara ceftriaxone dengan larutan Ringer Laktat, KCl, ketorolac, CaCO₃, dan gentamisin. Dapat disimpulkan bahwa risiko inkompatibilitas intravena cukup tinggi dan diperlukan pemantauan serta pedoman pencampuran yang lebih ketat untuk meningkatkan keamanan terapi pasien.

 

Author Biographies

Irda Rizky Wiharti, Program Studi D3 Farmasi, Farmasi, Universitas Pekalongan, Pekalongan, Indonesia

Program Studi D3 Farmasi, Farmasi, Universitas Pekalongan, Pekalongan, Indonesia

Musa Fikri Fatkhiya, Program Studi Profesi Apoteker, Universitas Pekalongan, Pekalongan, Indonesia

Program Studi Profesi Apoteker, Universitas Pekalongan, Pekalongan, Indonesia

Published
2025-11-17
How to Cite
Wiharti, I., & Fatkhiya, M. (2025). PROFIL INKOMPATIBILITAS PEMBERIAN ANTIBIOTIK INTRAVENA DI RUMAH SAKIT X KABUPATEN PEKALONGAN. JAFP (Jurnal Akademi Farmasi Prayoga), 10(2), 18-23. https://doi.org/https://doi.org/10.56350/jafp.v10i2.106